10. Seni Budaya

gemilangnurilmi

Seni Lukis dan Gaya Lukisan

 gemilangnurilmi4 tahun yang lalu

A. Pengertian lukisan dan gaya lukisan

• Melukis adalah mengolah sebuah medium dua dimensi atau pemukaan datar dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu, dengan melibatkan ekspresi, emosi, dan gagasan pencipta secara tertentu. Sehinggah sebuah lukisan harus dapat menterjemahkan apa yang ada dalam objek, tema atau gagasan secara representatif, Soedarso Sp (1990:11).

• Secara umum seni lukis adalah sebuah pengembangan dari menggambar. Cirri khas ini didasarkan pada tema, corak/gaya, tehnik/bahan dari bentuk karya seni tersebut.

B. Aliran gaya lukisan

Gaya lukisan dapat dibedakan menjadi tiga bagaian yaitu representatif, deformatif, dan non representatif. Berikur penjabaran aliran dan gaya lukisan serta tokoh – tokohnya :

a. Representative

-

Representatif adalah perwujudhan gaya seni rpa yag menggunakan keadaan nyata pada kehidupan masyarakat dan gaya alam. Gaya sni rupa yang termasuk dalam representative adalah :

=

Naturalisme yaitu aliran seni lukis yang penggambarannya alami atau sesuai dengan keadaan alam. Pelukis yang beraliran naturalism adalah Basuki Abdullah, Abdulloh Suryobroto, Mas Pringadi< Claude, Rubens, Constabel, dan lain – lain.

Realisme, yaitu alliran yang memandang dunia ini tanpa ilusi, apa adanya tanpa menambah atau mengurangi objek, penggambaran sesuai dengan kenyataan hidup. Perupa yang beralian realisme antara lain Trubus, Wardoyo, Tarmizi, S. Sudjojono, dan Dullah.

,
  • Romantisme, yaitu aliran seni lukis yang lebih bersifat imajiner. Pelukis yang bergaya romantisme tersebut antara lain, Raden Saleh, Fransisco Goya, danTurner.
'

b. Deformatif : perubahan dari aslinya sehinggah menghasilkan bentuk baru sehinggah tidak meniggalkan bentuk dasar aslinya.

1

Aliran seni lukis yang tergolong dalam gaya deformatif antara lain :

  • Ekspresionisme, yaitu alliran seni lukis yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa sang perupa yang spotan pada saat melihat objek karyanya. Perupa yang menggunakan aliran ini antara lain Vincent Van Gogh, dan Affandi.
2.jpeg
  • Impresionisme, yaitu aliran seni rupa yang penggambaranya sesuai dengan kesan saat objek terebut dilukis. Perupa yang termasuk aliran ni antara lain Claude Moret, Georgeos Seurat, Paul Cezanne, Paul Geuguin, dan S. Sudjojono.
3.jpeg
  • Surialisme, yaitu aliran seni lukis yang menyerupai bentuk – bentuk yang sering didalam mimpi. Perupa yang berliran ini antara lain Salvador Dali.
4.jpeg
  • Kubisme yaitu aliran seni lukis yang pengambarannya berup bidng segi empat atau bentuk dasarnya kubus. Peukis yang beraliran ini antara lain Pablo Picasso, But Mochtar, Srihadi, Fajar Sidik, dan Mochtar Apin.
5.jpeg

c. Nonrepresentatif : suatu bentuk yang sulit untuk dikenal. Gaya lukisan nonrepresentatif berupa susunan gris, bentuk, bidang, dan warna yang terbebas dari bentuk alam. Gaya ini meninjolkan bidang yang diidi oleh warna dan dipilah dengan garis – garis tegas. Gaya ini dipelopori oleh Amry Yahya, Fajar Sidik, But Mochtar, dan Sadali.

6.jpeg

C. Tema Seni Rupa Murni

1. Hubungan antara Manusia dengan Dirinya

7.jpeg


2. Hubungan antara Manusia dengan Manusia Lain

8.jpeg


3. Hubungan antara Manusia dengan Alam Sekitarnya

9.jpeg


4. Hubungan antara Manusia dengan Benda

10


5. Hubungan antara Manusia dengan Aktivitasnya

11.jpeg


6. Hubungan antara Manusia dengan Alam Khayal

12.jpeg

D. Alat dan Bahan Berkarya Seni Lukis

1. Pensil

13.jpeg


2. Pensil Arang (Contee)

14.jpeg


3. Pastel dan Krayon

15.jpeg
16.jpeg

  
4. Pena/Pulpen

17.jpeg


5. Tinta Bak

18


6. Cat (Pewarna)
a. Cat air (bebasis air)

19.jpeg


b. Cat minyak (berbasis minyak)

20.jpeg


7. Kuas

21.jpeg


8. Pisau Palet

22.jpeg


9. Palet

23.jpeg

E. Teknik Berkarya Seni Lukis1.

Menemukan gagasan
Dengan cara :
Mengembangkan imajinasi, apa ang kita pikirkan atau dari pengalaman orang lain.
1) Melihat objek secara langsung misalnya pasar, pantai atau pegunungan.
2)  Melihat dari buku, majalah atau internet serta dokumen lain tentang lukisan.
3) Mengunjunih museum atau kegiatan seni luis disekitar.

2. Membuat SketsaSketsa adalah gambar awal yang akan dijadikan atau dibuat lkisan.

3. Menentukan Media Untuk Bekarya ( alat dan bahan)
a. Menggunakan kertas seperti kertas karton, manila, padalarang atau hanya kertas HVS.
b. Menggunakan media yang lebar seperti tembok, dinding, papan dll.
c. Menggunakan edia alternative seperti kaca, cangkang telur, tau di permukaan benda pakai/kerajinan.
d. Menggunakan cat minyak, cat akrilik, cat tembok, crayon atau pastel.

4. Menentukan Teknik

a. Teknik aquarel (warna Transparan)
b. Teknik plakat (warna tebal)
c. Teknik goresan ekspresif dengan menggunakan jari, kuas, atau palet
d. Teknik tebal dan bertekstur (bertekstu warna)
e. Teknik timbul (mozaik)

5. Mewarnai dan Menyempurnakan Lukisan
Tahap terakhir adalah menyempurnakan/menyelesaikan lukisan sketsa yang telah dibuat yaitu dengan :
a. Mewarnai sketsa dengan goresan tipis pada objek pokok (positif) dan latar belakangnya (negatif).
b. Menyempurnkan lukisan dengan kontur, penyinaran (spot light)
Namun demikian, tidak semua langkah dapat menjadi acuan karena proses melukis dengan menggunakan bahan yang satu dengan yang lainnya tidak sama, demikian pula dengan teknik yang digunakan